Advertisement Section
Header AD Image

Kabupaten Bekasi – Banjir terparah kembali melanda Perumahan Villa Kencana yang berada di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin petang menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir.

‎Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan mencapai antara 80 sentimeter hingga 1,5 meter. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga lumpuh total dan memaksa ratusan keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti kantor desa, sekolah, posko darurat, serta masjid dan musala di sekitar permukiman.


‎Kepala Desa Sukajadi, Amir Hamzah, mengatakan air mulai naik sejak dini hari dan dengan cepat masuk ke rumah-rumah warga.


‎“Air mulai naik sejak dini hari dan sangat cepat masuk ke permukiman warga. Ini merupakan banjir paling parah dibandingkan kejadian sebelumnya,” ujar Amir Hamzah, Jumat malam (23/01/2026).


‎Berdasarkan data sementara yang dihimpun pemerintah desa, hampir seluruh warga Perumahan Villa Kencana terdampak banjir. Jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai sekitar 500 kepala keluarga atau kurang lebih 2.500 jiwa.


‎Amir Hamzah juga menjelaskan bahwa penyaluran stok makanan cepat saji belum dapat dilakukan secara maksimal dalam waktu cepat. Hal tersebut disebabkan keterbatasan jumlah dapur umum di lokasi terdampak banjir.


‎“Kami belum bisa memberikan stok makanan cepat saji dengan cepat karena masih terbatasnya dapur umum. Untuk itu, kami meminta agar jumlah dapur umum dapat ditambah guna mempercepat pemenuhan kebutuhan konsumsi para pengungsi,” jelasnya.


‎Terkait bantuan, pemerintah desa bersama instansi terkait telah menyiapkan bantuan bagi warga terdampak. Bantuan tersebut berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah relawan.


‎Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi para pengungsi, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, tempat pengungsian yang layak, serta layanan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close